Pemaafan Positif sebagai Obat Penyembuh, Penghargaan Terhadap Kebaikan Hati

By SHIETRA - Maret 28, 2019

Pemaafan Positif sebagai Obat Penyembuh, Penghargaan Terhadap Kebaikan Hati
Keindahan memberi hadiah dan keindahan memberi maaf, betapa indahnya dunia ini bila semua orang bersedia untuk tidak bersikap egois yang hanya mementingkan diri sendiri. πŸ’ŒπŸ’š
Memberi kebaikan, mungkin itulah kata “ajaib” yang bisa menjadi obat mujarab untuk memperbaiki wajah dunia kita yang telah demikian keruh dan “panas”, sekaligus memperbaiki hubungan yang telah lama “retak”. πŸ’™πŸ’˜
Pada dasarnya kita semua memiliki kemampuan untuk berbuat baik, sepanjang kita mau untuk setidaknya sedikit berkorban tanpa harus menyakiti diri sendiri. Kasih perlu dikonkretkan, bukan hanya dipikirkan saja. πŸ’—πŸ’–
Mungkin ilustrasi kisah berikut, dapat cukup menginspirasi. Untuk itu KWANG kutipkan analogi dari seorang Bhikkhu bernama Ajahn Brahm, dalam bukunya Opening the Door of Your Heart (Judul versi Bahasa Indonesia: Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya), Penerjemah : Chuang, Awareness Publication, 2009, Jakarta, sebagai berikut:
Memaafkan mungkin hanya bisa diterapkan di wihara. Saya tahu Anda berpikir bahwa kalau kita memberikan maaf dalam kehidupan nyata, kita hanya akan dimanfaatkan oleh orang lain. Orang lain akan melangkahi kita, mereka akan berpikir bahwa kita lemah.
Saya setuju. Pemberian maaf seperti itu jarang membuah hasil. Seperti kata orang, “Dia yang memberikan pipi sebelahnya, harus pergi ke dokter gigi dua kali, bukannya sekali!”
Pemerintah Thai, dalam cerita sebelumnya [Note KWANG : Kisah selengkapnya bisa dibeli bukunya di toko buku terdekat], memberikan lebih dari sekadar pemaafan melalui pengampunan tanpa syarat, namun juga mengobati akar permasalahannya, yaitu kemiskinan, dan menanganinya dengan piawai. Itulah sebabnya pemberian pengampunan dapat berhasil.
Saya menyebut pemberian maaf seperti itu sebagai “pemaafan positif”. “Positif” berarti memberikan dorongan positif pada hal-hal baik yang kita harapkan. “Pemaafan” berarti melepaskan hal-hal buruk yang menjadi bagian dari masalah—bukan memperdalam, melainkan membiarkannya berlalu.
Contohnya, dalam sebuah kebun, hanya menyirami tanaman liar adalah seperti menyuburkan masalah; tidak menyiraminya sama sekali adalah seperti sekadar mempraktikkan pemaafan; dan menyirami bunga tetapi tidak menyirami tanaman liar melambangkan “pemaafan positif”.
Sekitar beberapa tahun yang lalu, pada akhir ceramah Jumat malam di Perth, seorang perempuan datang kepada saya. Seingat saya, dia secara rutin hadir pada setiap ceramah mingguan ini, tetapi ini pertama kalinya dia berbicara dengan saya. Dia mengatakan bahwa dia ingin mengucapkan terima kasih, bukan hanya kepada saya, tetapi juga kepada semua biksu yang mengajar di wihara kami.
Lalu dia mulai menjelaskan apa sebabnya. Dia mulai datang ke wihara kami 7 tahun silam. Dia mengaku, pada saat itu dia tidak begitu tertarik pada ajaran Buddha ataupun meditasi. Alasan utamanya datang ke wihara adalah sekadar mencari-cari alasan untuk meninggalkan rumah.
Dia punya suami yang kasar. Dia adalah korban kekerasan rumah tangga yang menakutkan. Pada saat itu, dukungan dari lembaga-lembaga untuk menolong korban kekerasan seperti itu belumlah ada. Dalam sebuah luapan emosi, dia tidak bisa berpikir jernih untuk minggat selamanya dari rumah. Jadi dia datang ke wihara, dengan gagasan bahwa 2 jam di wihara berarti 2 jam dia bebas dari kekerasan.
Apa yang didengarnya dari wihara kami mengubah hidupnya. Dia mendengar dari biksu-biksu mengenai pemberian maaf yang benar—pemaafan positif. Dia memutuskan untuk mencobanya ke suaminya.
Dia bercerita bahwa setiap kali suaminya memukul, dia memaafkannya dan membiarkannya berlalu. Bagaimana dia bisa melakukannya, hanya dia yang tahu. Lalu setiap kali sang suami melakukan atau mengatakan sesuatu yang baik, betapa pun sepelenya, saat itu juga dia akan memeluknya atau mencium ataupun memberikan tanda-tanda untuk mengisyaratkan kepada sang suami bahwa betapa berarti kebaikan tersebut baginya. Dia sungguh-sungguh bersyukur atas kebaikan itu.
Dia menghela napas dan berkata kepada saya bahwa dia melakukannya selama 7 tahun.
Pada saat itu matanya jadi berkaca-kaca, dan demikian pula saya. “Selama 7 tahun,” katanya, “dan sekarang Anda tidak akan dapat mengenali pria itu lagi. Dia telah berubah 180 derajat. Sekarang, kami punya hubungan kasih yang luar biasa beserta dua anak yang hebat.”
Wajahnya memancarkan cahaya laksana orang suci. Rasanya saya hendak berlutut di hadapannya.
“Anda lihat tempat duduk itu?” katanya, sambil menunjukkan kepada saya, “Minggu ini, sebagai kejutan dia membuatkan tempat duduk kayu untuk bermeditasi. Andai saja itu terjadi 7 tahun yang lalu, dia hanya akan menggunakannya untuk memukul saya!”
Kerongkongan saya yang tersumbat menjadi lega bersamaan dengan gelak tawa kami berdua.
Saya mengagumi perempuan tersebut. Dia meraih dan memenangkan kebahagiaannya sendiri, menurut saya, dari kecemerlangan kualitas dirinya sendiri. Dan dia telah mengubah seorang monster menjadi seorang pria yang penuh perhatian. Dia menolong diri sendiri sekaligus orang lain, dengan cara yang sungguh mengagumkan.
Itu adalah contoh ekstrem dari pemaafan positif, hanya direkomendasikan bagi mereka yang ingin jadi suci.
Namun demikian, hal itu telah menunjukkan apa yang bisa dicapai saat pemberian maaf dipadukan dengan pemberian dukungan pada kebajikan yang telah dilakukan.
Bagi para pria atau bagi para suami, sesekali berikanlah hadiah spesial sebagai tanda perhatian bagi kekasih ataupun istri Anda. Tidak harus yang mahal ataupun mewah, cukup yang sederhana namun dapat berkesan dan dapat digunakan di keseharian sang terkasih ataupun sang istri, sebagai lambang perhatian dan kepedulian. πŸ’“πŸ’‘πŸ’›
Solusinya ialah perhiasan emas / intan imitasi impor KWANG EARRINGS, dengan harga terjangkau dapat membuat gembira dan senang wanita / gadis / istri manapun. Wanita mana yang tidak senang anting yang manis dan indah? πŸ’œπŸ’πŸ’Ÿ
So, pilih koleksi kami dan pesan sekarang juga. Karena KWANG EARRINGS adalah teman terbaik mu! πŸ’•πŸ’ž❤♥

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Untuk memesan Asesoris Perhiasan Imitasi Impor Berkualitas KWANG EARRINGS. silahkan kirimkan pemesanan Anda (Mohon cantumkan link url asesoris yang dipesan untuk kami pastikan ketersediaan stok produk. Tidak ada minimum pembelian jumlah item, namun disertai ongkos kirim kurir JNE dari Jakarta):
- instagram dengan ID kwang_earrings
- email, telepon ataupun chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : rianashietra
- WhatsApp : +62 0817-4924-150.
- Juga Follow kami di Facebook: kwang_earrings

Syarat & Ketentuan:
- kerusakan dalam proses pengiriman, diluar tanggung jawab kami.
- tidak disertakan garansi, karena produk yang kami kirimkan dipastikan dalam kondisi baik dan utuh saat proses pengepakan dan pengiriman ke alamat pembeli.
- produk yang telah dipesan dan dikirimkan, tidak dapat dibatalkan ataupun ditukar.
- jika pelanggan puas atas layanan dan produk kami, mohon kesediaannya untuk dipromosikan ke rekan-rekan dan kerabat.

KWANG EARRINGS mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta pembeliannya. Kami senang dapat membantu para wanita untuk tampil cantik dan manarik, dimana dan kapan pun berada, berapa pun usianya (tanpa batasan umur).
Berjiwa muda dan tampil belia, adalah keajaiban yang dapat dibantu oleh asesoris yang menawan sekaligus memikat. Kami senang dapat menyediakan pilihan perhiasan imitasi yang terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas produk yang kami tawarkan.

Kami tunggu pesanan Anda, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk wanita yang Anda kasihi.
Peluk dan Cium Erat!

TESTIMONI PEMBELI

TESTIMONI PEMBELI
Klik Gambar untuk Melihat TESTIMONI Pembeli Produk KWANG EARRINGS

Ingin Berwisata ke Thailand TANPA Agen Tour Bersama Keluarga Anda?

Ingin Berwisata ke Thailand TANPA Agen Tour Bersama Keluarga Anda?
Disediakan Jasa TOUR GUIDE Freelance Thailand (Menguasai 4 bahasa). Klik Gambar untuk Detail Layanan Tour Leader Riana