Kita Harus Memutuskan untuk Happy agar Bisa Bahagia

By SHIETRA - Juli 21, 2019

Kita Harus Memutuskan untuk Happy agar Bisa Bahagia
Untuk bisa merasa bahagia, sebetulnya semua itu adanya di dalam tataran pikiran kita sendiri untuk memutuskannya, sehingga untuk menjadi bahagia atau tidaknya kesemua itu menjadi faktor internal, bukan bergantung pada faktor eksternal diri dan pikiran kita sendiri.
Untuk dapat berbahagia, terdapat seni pikiran yang perlu kita kuasai untuk itu, dan sebetulnya sederhana saja. Bahagia tidak mengenal syarat, dalam artian, semua itu semudah kita memutuskan untuk merasa bahagia dan menjadi bahagia dengan cara berbahagia di setiap situasi dan kondisi—itulah yang KWANG sebut sebagai “kebahagiaan tidak mengenal syarat”.
Sebaliknya, jika kita merasa dan meyakini bahwa kebahagiaan begitu jauh dari jangkauan tangan kita, dan selalu dipenuhi oleh berbagai syarat yang kita ciptakan sendiri dalam pikiran, maka kita akan terpuruk dalam kondisi merana dan dirudung derita ketidakbahagiaan secara berkepanjangan.
Ketika kita tidak bahagia, itu menjadi bagai “lingkaran setan”, karena ketidakbahagiaan akan membawa kita pada serangkaian ketidakbahagiaan lainnya yang saling menguatkan penderitaan akibat ketidakbahagiaan itu sendiri. Ada efek berantai yang negatif dibalik sebuah ketidakbahagiaan. Mereka yang melekat pada ketidakbahagiaan, akan merasa bahwa ketidakbahagiaan begitu adiktif.
Ketika kita tidak merasa bahagia, itu dapat terjadi semata karena tidak memutuskan untuk bersikap penuh kebahagiaan, maka kita akan menjadi mudah / rentan jatuh sakit, akibat metabolisme tubuh kita menjadi menurun drastis akibat pikiran dan jiwa kita lemah dan sakit.
Ketika kita tidak bersikap bahagia, maka jalinan relasi kita dengan orang lain pun akan berjalan kurang cukup harmonis, karena kita menjadi kerap emosian, “darah tinggi”, marah-marah, juga mudah tersulut oleh percikan api sekecil apapun. Semua bagaikan gelap dan diselubungi kabut awan hitam yang tebal.
Jika kita saat kini merasa tubuh kita mendadak menjadi begitu lemah, sakit-sakitan, lesu, loyo, tanpa semangat, tidak termotivasi, meski kita istirahat yang cukup, makan yang cukup, namun entah mengapa semua itu menjadi “drop” tidak lagi se-prima dahulu kala kondisi tubuh kita, maka itulah momen penting saatnya kita untuk bertanya kepada diri kita sendiri: Apakah ada yang keliru dengan kondisi mental dan pikiran kita?
Cobalah kita introspeksi dan tanyakan diri kita sendiri. Bisa jadi, kita sedang dalam kondisi mental yang lemah dan sakit akibat terus-menerus merudung diri dengan berbagai perasaan menekan yang membuat kita tidak mau bahagia. Jadinya, metabolisme tubuh kita jatuh hingga ke titik nadir, infeksi pun mudah menyerang sistem pertahanan tubuh kita, sehingga mudah jatuh sakit, atau bahkan sukar untuk kembali pulih.
Itulah berbahayanya bersikap penuh STRESS—stress adalah racun bagi pikiran dan tubuh kita, sifatnya “toksik”. Karena itu juga, kita perlu membiasakan bersikap penuh kebahagiaan, sebagai obat mujarab penangkal stress, anti-stress.
Memang ada berbagai hal yang bisa membuat kondisi pikiran dan mental kita menjadi kurang baik mood-nya. Tidak kita pungkiri, banyak sekali kejadian di dalam rumah ataupun di luar rumah kita yang sangat tidak harapkan dan bisa jadi mengecewakan diri kita.
Namun, bersikap berlarut-larut dalam duka dan berkubang di dalam lumpur derita bukanlah sebuah opsi pilihan yang cerdas demi keselamatan dan kesehatan mental serta fisik kita yang saling terkoneksi satu sama lain.
Jangan lupakan bahwa kita selalu memiliki pilihan bebas untuk memilih berbagai opsi yang dapat kita raih dan putuskan, sekalipun itu sebuah pilihan yang sulit, faktanya kita selalu memiliki beragam opsi yang dapat kita pilih dalam hidup ini—karena ini adalah hidup kita sendiri!
Pilihan bebas”, mungkin itulah kata kuncinya. Sekalipun keadaan dan kondisi di luar diri kita sangat tidak kondusif, namun kita selalu dapat memilih untuk tetap menjaga keseimbangan batin dan tetap merasa bahagia, tanpa berlama-lama berkubang dalam perasaan derita yang berdamak negatif bagi kondisi mental dan tubuh fisik kita bila dibiarkan berlama-lama menjangkiti pikiran kita bagaikan virus merusak.
Jika kita memutuskan untuk menderita, maka kita akan benar-benar menderita karenanya. Jika kita memutuskan untuk menyiksa diri kita sendiri, maka diri kita sendiri akan benar-benar tersiksa dan babak-belur karenanya. Semua itu adalah keputusan kita sendiri, sama seperti ketika kita memutuskan untuk berbahagia dan merasa bahagia, semua itu berpulang pada keputusan kita pribadi—apapun kondisi yang sedang kita hadapi, karena bahagia tidak mengenal syarat.
Namun, tidak ada salahnya sesekali memanjakan diri kita dengan menikmati hasil kerja keras kita, atau pergi berlibur dan bertamasya (traveling) baik ke berbagai objek wisata lokal dalam negeri maupun ke luar negeri.
Salah satu tempat destinasi yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara, ialah Thailand, yang sudah dikenal secara mendunia sebagai negara yang sangat ramah dan welcome terhadap para wisatawan asing untuk berkunjung, bertamasya, dan menikmati keindahan alam dan keajaiban budaya Thai.
Membahagiakan dan memanjakan diri kita sendiri, bukanlah hal yang buruk untuk kita lakoni. Setelah lama bekerja keras, tentunya kita layak untuk bermanja diri.
Kita memang perlu membiasakan untuk mencintai dan membahagiakan diri kita ini (pikiran serta tubuh fisik), bukan justru lebih pandai dan lebih sibuk menyiksa dan membuat hidup diri kita sendiri penuh derita.
Maka, sesekali berpetualang-lah. Kita tidak perlu menutup diri kita dari berbagai peluang yang ditawarkan oleh kehidupan dan dunia yang “tidak selebar daun kelor” ini.
Mungkin, dengan begitu kita akan menemukan berbagai inspirasi serta kesegaran pikiran baru dari tempat-tempat baru yang kita kunjungi, yang akan membuat kita kembali segar, bugar, prima, dan siap untuk menjalani kegiatan kita di keseharian.
Sobat KWANG juga mungkin suka menyimak artikel terkait “layanan unggulan” kami ini: (klik pada link biru di bawah ini)
Karena KWANG EARRINGS adalah teman terbaik mu! 😊

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Untuk memesan Asesoris Perhiasan Imitasi Impor Berkualitas KWANG EARRINGS. baik eceran maupun dengan grosiran, silahkan kirimkan pemesanan Anda (Mohon cantumkan link url asesoris yang dipesan untuk kami pastikan ketersediaan stok produk). Tidak ada minimum pembelian jumlah item secara eceran, Bagi yang membeli secara grosir, mendapat diskon khusus. namun disertai ongkos kirim kurir JNE dari Jakarta, Indonesia:
- instagram dengan ID kwang_earrings
- email, telepon ataupun chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : rianashietra
- WhatsApp : (+62) 0817-4924-150.
- Juga Follow kami di Facebook: kwang_earrings

Syarat & Ketentuan:
- kerusakan dalam proses pengiriman, diluar tanggung jawab kami selaku penjual / supplier.
- tidak disertakan garansi, karena produk yang kami kirimkan dipastikan dalam kondisi baik dan utuh saat proses pengepakan dan pengiriman ke alamat pembeli.
- produk yang telah dipesan dan dikirimkan, tidak dapat dibatalkan ataupun ditukar.
- jika pelanggan puas atas layanan dan produk kami, mohon kesediaannya untuk dipromosikan ke rekan-rekan dan kerabat.

KWANG EARRINGS mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta pembeliannya. Kami senang dapat membantu para wanita untuk tampil cantik dan manarik, dimana dan kapan pun berada, berapa pun usianya (tanpa batasan umur).
Berjiwa muda dan tampil belia, adalah keajaiban yang dapat dibantu oleh asesoris yang menawan sekaligus memikat. Kami senang dapat menyediakan pilihan perhiasan imitasi yang terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas produk yang kami tawarkan secara eceran maupun grosiran.

Kami tunggu pesanan Anda, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.
Peluk dan Cium Erat!

TESTIMONI PEMBELI

TESTIMONI PEMBELI
Klik Gambar untuk Melihat TESTIMONI Pembeli Produk KWANG EARRINGS