Berubah Demi Hari Esok yang Lebih Baik, Merubah Diri Sendiri dapat Merubah Dunia

By SHIETRA - September 13, 2019

CANTIK, Dijual perhiasan emas imitasi impor cantik berkualitas KWANG EARRING, Toko Online Jakarta

Yang membentuk Undang-Undang yang menjadi dasar hukum pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ialah Lembaga Legislatif (dalam hal ini ialah Dewan Perwakilan Rakyat) bersama dengan Lembaga Eksekutif (dalam hal ini ialah pemerintahan dibawah Presiden).
Upaya pelemahan KPK ditengarai oleh sebagian besar kalangan pemantau penegakan hukum, pengamat, dan juga aktivis anti korupsi, dilakukan dengan cara merubah Undang-Undang yang selama ini menjadi payung hukum eksistensi KPK. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Presiden telah bersama-sama melahirkan KPK, namun pada gilirannya seolah ada kesan berupa dengan segala upaya untuk “menggembosi” KPK dengan cara mempreteli berbagai kekuatan KPK dalam kewenangannya menyadap serta menyidik tersangka kasus korupsi dan kolusi yang selama ini sibuk menggerogoti “uang rakyat” layaknya tikus hitam yang gemuk.
KPK dinilai menjadi momok bagi lembaga yang telah melahirkannya, mengingat setiap tahun selalu terjaring “operasi tangkap tangan” (OTT) oleh KPK terhadap berbagai anggota DPR maupun aparatus pejabat pemerintahan.
Karena KPK ternyata cukup efektif menjaring pejabat tinggi pelaku koruptor yang selama ini tidak tersentuh oleh hukum, maka tidak heran bila KPK dianggap terlampau superbody sehingga perlu digembosi agar berjalan perlahan saja menyerupai siput seperti lembaga Kepolisian yang terbukti tumpul dalam hal pemberatasan korupsi sekalipun aparatur dan sumber dayanya jauh diatas KPK.
Berulang kali, DPR mencoba merubah Undang-Undang tentang KPK, berharap dapat mencabut taring milik KPK, dan berulang kali pula mendapat penolakan dari sebagian besar rakyat, akademisi maupun penggiat anti korupsi. Berulang kali pula DPR yang merupakan para “wakil rakyat”, dipandang sebagai “taman kanak-kanak” yang berisi para “wakil rakyat” yang justru tidak pro terhadap rakyat, memusuhi rakyat dan dimusuhi oleh rakyat, berkhianat pada rakyat.
Rasanya, kita sudah jenuh mengkritik dan menuntut agar DPR RI dibubarkan saja. Kasus mega korupsi e-KTP, dan berbagai skandal korupsi kolusi yang melibatkan anggota DPR, hingga persoalan impor bawang, membuat pemberitaan di media massa setiap tahunnya selalu diwarnai kritik demi kritikan terhadap kinerja DPR, sekalipun anggaran yang bersumber dari pajak yang dipungut dari rakyat untuk operasional DPR sudah demikian melambung tinggi.
Namun, bukankah adalah suatu tuntutan yang meletihkan, ketika kita sadar bahwa menuntut agar DPR dibubarkan adalah mustahil terjadi, sekotor dan sekorup apapun para anggotanya. Misal, seluruh anggota DPR tersebut ditangkap karena terbukti melakukan korupsi “berjemaah”, maka apakah artinya DPR itu sendiri akan dibubarkan?
Sejak dahulu hingga kini, sudah begitu banyak anggota DPR yang tersandung masalah hukum dan masuk “bui” menjadi narapidana kasus kolusi dan korupsi, namun mengapa DPR tetap berdiri dan bergeming seolah tidak terganggu oleh suara pekik rakyat yang menuntut pembubarannya?
Kembali lagi, sekalipun seluruh anggotanya terbukti korupsi, apakah mungkin DPR dapat dibubarkan? Selamanya DPR akan berdiri kokoh sebanyak apapun anggota parlemen tersebut tertangkap karena tersandung kasus korupsi, Partai Politik (Parpol) yang mengusungnya pun tidak mendapat sanksi apapun, bahkan tetap berhak menggantikan anggota parlemen yang tertangkap karena korupsi dengan anggota parlemen baru dari Parpol bersangkutan yang terbukti gagal memastikan integritas para kadernya. Karena itulah, kita tidak perlu membuang-buang energi dan waktu kita untuk mengajukan tuntutan yang sia-sia, berharap pun tidak perlu.
Kerjakan yang dapat kita lakukan, alih-alih mengharap apa yang tidak dapat kita kendalikan. Salah satu hal yang dapat kita lakukan ialah, dengan menjadi warga negara yang baik. Berdemo dan berorasi, hanya membuat kita letih sendiri, tidak akan didengar para pemegang kekuasaan yang telah “buta” oleh aksi korup sembari duduk nyaman pada kursi empunya di atas “menara gading” yang kedap suara dari suara-suara rakyat yang menjerit kelaparan di bahwa sana.
Perlu kita pahami, para “wakil rakyat” tersebut dipilih dari tengah rakyat kita sendiri, sehingga lembaga semacam DPR sejatinya hanyalah cerminan dari watak serta perangai atau karakter dari bangsa kita itu sendiri. Mengkritik DPR, sama artinya kita sedang menampar wajah kita sendiri. DPR adalah cerminan dan miniatur watak bangsa kita sendiri.
Cobalah kita perhatikan dan amati cerminan diri kita sendiri dalam kegiatan kita sehari-hari, apakah kita telah berlaku jujur ataukah penuh tindakan korupsi? Apakah kita melakukan korupsi terhadap alat tulis kantor tempat kita bekerja? Apakah kita benar-benar tidak pernah korupsi waktu saat bekerja? Apakah kita tidak atau jarang berkata dusta? Apakah rakyat kita jauh dari aksi kriminalitas seperti pencurian, penipuan, penodongan, pencopetan, perampokan, penganiayaan, bullying, pemalsuan, dan berbagai perilaku buruk jahat lainnya?
Secara jujur harus kita akui, berbagai penjara di seluruh penjuru kota di negeri tercinta kita ini, penuh sesak oleh narapidana yang menghuninya, bahkan disebutkan oleh berbagai laporan telah berstatus over kapasitas (over capacity).
Bila wajah bangsa kita demikian tidak ramah, penuh aksi kriminil, arogan, penuh kekerasan dan teror, ketidak-jujuran dipertontonkan lewat perbuatan-perbuatan tidak jujur seperti menipu dan berdusta disamping gemar menyakiti, melukai, bahkan menyalah-gunakan kekuatan, maka “wakil dari rakyat” semacam apa yang dapat kita harapkan untuk mengisi kursi parlemen?
Kita tidak dapat mengharap untuk membubarkan lembaga semacam DPR. Kita hanya dapat berupaya untuk mengubah wajah DPR dan “wakil rakyat” kita, yakni dengan cara perlahan demi perlahan mengubah wajah bangsa kita, dari bangsa yang kurang bersahabat terhadap kejujuran dan keadilan, menjadi bangsa yang sangat ramah terhadap kebaikan perilaku dan karakter yang penuh etika.
Perlahan, dengan cara demikian, wajah parlemen kita akan berangsur-angsur menjadi penuh wibawa, berkarakter luhur disamping dapat diandalkan, dapat dipercaya, dan benar-benar bekerja demi kepentingan rakyat secara jujur dan adil. Tidak akan ada raja ataupun ratu adil di tengah bangsa yang tidak adil. Negeri kita belumlah layak untuk mendapat “wakil rakyat” yang jujur dan adil, sementara kita dan para rakyat masih jauh dari kata jujur dan adil.
Seperti kata pepatah, ketika murid siap maka guru akan siap. Begitupula, ketika rakyat siap untuk bersikap adil dan jujur, maka pemimpin yang jujur dan adil akan tampil secara sendirinya.
Kita tidak dapat menuntut dan mengharap orang lain untuk berubah, namun kita selalu memiliki kesempatan dan kemampuan untuk mengubah diri kita sendiri. Dengan memperbaiki perilaku dan karakter diri kita sendiri, kita dapat menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang di sekitar dan di sekeliling kita, lalu bagaikan kebaikan karakter dan teladan yang mampu menular, perlahan bangsa ini akan mampu tergugah dan terubahkan.
Demikianlah kita dapat berkontribusi bagi dunia ini. Menjadi seorang pribadi yang luhur dan berkarakter penuh kejujuran dan kebajikan, pada gilirannya membawa dampak luar biasa lewat inspirasi dan suri teladan yang kita pancarkan kepada banyak orang untuk turut mengambil langkah yang sama, merubah dunia selalu dimulai dari merubah diri kita sendiri terlebih dahulu.
Kita tidak perlu menunggu agar para pemimpin dan petinggi negeri ini untuk terlebih dahulu mengambil inisiatif untuk berubah, namun kita selalu memiliki pilihan dan dapat memilih dan memutuskan untuk berubah demi masa depan yang lebih baik, dan demi kebaikan bangsa ini di masa yang akan datang, sebelum kita wariskan kepada generasi penerus kita.
Memiliki “wakil rakyat” yang tulus terhadap rakyat yang mereka wakili, bukanlah harapan semu, namun dapat kita realisasikan bersama lewat turut merubah wajah bangsa kita sendiri. Kita dapat semuda memulainya dengan menanamkan persepsi kedalam diri kita sendiri, bahwa menjadi orang jujur dan baik adalah “keren” dan “bergengsi”.
Karena KWANG EARRINGS adalah teman terbaik mu! 😊

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Untuk memesan Asesoris Perhiasan Imitasi Impor Berkualitas KWANG EARRINGS. baik eceran maupun dengan grosiran, silahkan kirimkan pemesanan Anda (Mohon cantumkan link url asesoris yang dipesan untuk kami pastikan ketersediaan stok produk). Tidak ada minimum pembelian jumlah item secara eceran, Bagi yang membeli secara grosir, mendapat diskon khusus. namun disertai ongkos kirim kurir JNE dari Jakarta, Indonesia:
- instagram dengan ID kwang_earrings
- email, telepon ataupun chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA
- WhatsApp : (+62) 0817-4924-150.
- Juga Follow kami di Facebook: kwang_earrings

Syarat & Ketentuan:
- kerusakan dalam proses pengiriman, diluar tanggung jawab kami selaku penjual / supplier.
- tidak disertakan garansi, karena produk yang kami kirimkan dipastikan dalam kondisi baik dan utuh saat proses pengepakan dan pengiriman ke alamat pembeli.
- produk yang telah dipesan dan dikirimkan, tidak dapat dibatalkan ataupun ditukar.
- jika pelanggan puas atas layanan dan produk kami, mohon kesediaannya untuk dipromosikan ke rekan-rekan dan kerabat.

KWANG EARRINGS mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta pembeliannya. Kami senang dapat membantu para wanita untuk tampil cantik dan manarik, dimana dan kapan pun berada, berapa pun usianya (tanpa batasan umur).
Berjiwa muda dan tampil belia, adalah keajaiban yang dapat dibantu oleh asesoris yang menawan sekaligus memikat. Kami senang dapat menyediakan pilihan perhiasan imitasi yang terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas produk yang kami tawarkan secara eceran maupun grosiran.

Kami tunggu pesanan Anda, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.
Peluk dan Cium Erat!

Khusus untuk keperluan pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- email, telepon, atau chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

TESTIMONI PEMBELI

TESTIMONI PEMBELI
Klik Gambar untuk Melihat TESTIMONI Pembeli Produk KWANG EARRINGS