Berlibur dan Wisata Ke Bangkok Thailand dengan Private Tour Leader RIANA

By SHIETRA - September 30, 2019

Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Klong Prao Beach, Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Pecinan di Bangkok, China Town in Bangkok
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand

Banyak wisatawan mancanegara, ketika berkunjung ke Thailand, akan “kalap” mendapati banyaknya ragam pilihan busana yang dijual di Thailand dengan harga serba MURAH, bagus, berkualias, dan mudah didapatkan—sampai-sampai bisa lupa, bahwa maskapai penerbangan punya batas maksimum kargo yang dapat dibawa setiap penumpang (kecuali dibawa masuk ke dalam kabin bersama penumpang, itulah trik dan tipsnya! Atau solusi lainnya, gunakan jasa KWANG untuk memasok busana yang dibeli di Thailand untuk kemudian dikirim ke Indonesia via kargo pesawat atau kapal laut dari Thailand).
Hal kedua yang kerapkali membuat kaget turis asing di Thailand, ialah begitu beragamnya pilihan kuliner di Thailand dan yang khas pada setiap objek destinasi wisatanya. Banyak juga kuliner lokal di Thailand yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh ketika kembali pulang.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Masalahnya, kuliner di Thailand begitu lezat, memikat hati, dan MURAH—sampai-sampai ingin mencoba semuanya, namun apa daya perut sudah terlampau penuh, dan barang belanjaan sudah terlampau penuh.
Solusinya, minta rekomendasi dari Private Tour Guide. Private Tour Leader dapat memberikan usul serta rekomendasi tempat-tempat pusat jajanan dan kuliner yang lezat, namun tidak harus berupa restoran modern, bisa jadi berupa kedai ataupun “street food” khas ala Thai—lengkap dengan kisah dibalik budaya dan kehidupan masyarakat lokal di Thailand yang melatar-belakangi “wisata kuliner” yang tersedia melimpah-ruah di Thailand.
Hal ketiga yang membuat turis asing kerap “kewalahan”, begitu beragam dan banyaknya atraksi dan objek wisata yang dapat dikunjungi di Thailand. Namun, apa daya, Thailand begitu luas. Karenanya, memilih beberapa diantara untuk dikunjungi, adalah opsi yang paling rasional.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Namun, lagi-lagi, masalahnya ialah objek wisata manakah yang patut menjadi prioritas selama masa wisata yang hanya beberapa hari selama berlibur di Thailand? Itulah sebabnya, menyewa jasa Private Tour Guide, menjadi solusi cerdas yang dapat memberikan usul, rekomendasi, serta panduan selama berwisata di Thailand yang memiliki perbedaan dari segi budaya, bahasa, maupun bentang alamnya.
Sebagai contoh, banyak sekali ragam opsi-opsi objek destinasi wisata yang dapat dikunjungi turis ketika mengunjungi Pattaya (salah satu daerah di Thailand yang sangat populer bagi turis mancanegara), mulai dari keindahan pantai hingga menikmati kebun anggur, namun kesemua atraksi wisata di Pattaya tidak dapat di-“borong” dalam satu hari wisata.
Sebagai ilustrasi, jarak tempuh Bangkok—Pattaya, butuh waktu 2 jam berkendara. Untuk kembali dari Pattaya—Bangkok, butuh waktu lebih dari 2 jam, mengingat trafik jalanan di Bangkok sangat padat ketika menjelang sore hari.
Maka waktu yang dibutuhkan untuk perjalanan pulang-pergi Bangkok—Pattaya, total dalam 1 hari sudah memakan waktu lebih dari 4 jam di perjalanan. Maka, bijak dalam menyeleksi objek destinasi ketika tiba, menjadi sangat penting. Itulah yang selalu ditekankan oleh Private Guide Riana.
Contoh lainnya, bagi turis peserta rombongan yang ingin menghirup udara segar, maka Chiang Mai bukanlah objek destinasi yang menjadi rekomendasi Guide Riana, karena atmosfer Chiang Mai cukup berpolusi—suatu fakta penting yang jarang diungkap Biro Travel Agen Konvensional, sekalipun Chiang Mai memang terkenal dan populer bagi turis asing maupun lokal.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Hal keempat, wisata religi berupa “wisata kuil” bagi yang menggemari nuansa dan spirit aura spiritual, Thailand adalah surga yang tepat bagi turis untuk berkunjung. Thailand sangat kental akan praktik spiritual dengan berbagai bangunan kuil yang dirancang indah dan penuh estetika—sehingga tidak heran bila menyedot perhatian para turis mancanegara.
Masalahnya, terdapat banyak sekali kuil terkenal di Thailand, dimana jaraknya beberapa saling berjauhan antar provinsi, bahkan sebagian berada di dalam hutan belantara. Setiap kuil, memiliki keistimewaan serta keunikannya masing-masing. Karena itulah, meminta pendapat dan saran serta panduan seorang Private Tour Leader, menjadi pilihan yang paling bijak untuk mengatur jadwal wisata dengan jumlah hari yang terbatas. Sekali lagi, Thailand tidaklah selebar “daun kelor”. Thailand luaaaasss sekali.
Begitupula keramahan dan kesantunan masyarakat lokal Thai (Thai people), begitu mengesankan, meski sesekali terjadi juga kriminalitas yang bisa terjadi di setiap negara. Namun, masalahnya, banyak diantara masyarakat lokal di Thailand yang tidak mengusai Bahasa Inggris. Tulisan jalan maupun bahasa Thailand, tidak menggunakan huruf Latin, sehingga kerap menyulitkan wisatawan asing.
Akan tetapi tidak perlu khawatir, seorang Private Tour Guide dapat menjadi pemandu yang akan membantu mobilisasi turis, sehingga kendala bahasa tidak lagi menjadi persoalan. Turis cukup menikmati keindahan Thailand, tanpa harus ditakutkan tersesat, itulah yang paling terpenting.
Jangan bayangkan Thailand yang merupakan surga “bahari”, dipenuhi oleh turis-turis asing yang berpakaian minim kemana pun mereka pergi. Berbagai objek destinasi wisata di Thailand kerap bersifat sakral dan formil, sehingga tata cara berpakaian harus menjadi salah satu pertimbangan turis asing saat berwisata ke Thailand. Sekalipun masyarakat Thailand dikenal ramah, namun soal ketertiban masyarakat Thailand tergolong tegas—sehingga patut kita hormati sebagai pendatang.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Berwisata ke Thailand, tidak lengkap bila tidak mengunjungi kuil yang tersohor di Thailand karena keindahan dan seni arsitekturnya. Sebagai tempat religius, maka kenakanlah busana yang sopan sebagai tanda bahwa turis asing mampu menghormati tempat ibadah dan kebudayaan masyarakat lokal. Hindari memakai celana ataupun rok pendek, atasan tak berlengan atau atasan dengan potongan leher terlalu rendah. Aturan tersebut juga berlaku saat mengunjungi tempat-tempat resmi milik pemerintah Thailand.
Turis yang berpapasan dengan warga lokal Thailand, akan merasakan kehangatan berupa sapaan dengan salam yang hangat, berupa salam dengan posisi tubuh sedikit menundukkan kepala sambil mengatupkan kedua telapak tangan di depan dada. Sebagai bentuk penghormatan, turis perlu membalas salam dengan cara yang sama.
Sementara ketika berpapasan dengan seorang bhiksu saat berada di kuil, bungkukanlah badan, tundukkan kepala dan katupkan kedua telapak tangan di depan dada dengan penuh hormat. Mereka adalah tuan rumah, sementara turis adalah tamu, seperti ketika kita sedang bertamu ke rumah dan negara milik orang lain.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Di Thailand, dapat kita jumpai dengan mudah tempat yang menawarkan jasa penukaran mata uang asing, Money Changer—namanya juga negeri tujuan destinasi wisata global. Kamu bisa menemukannya dengan mudah di Thailand.
Berburu pernak-pernik barang berkualitas dengan harga yang murah saat berada di Thailand, untuk keperluan pribadi maupun untuk oleh-oleh dibawa pulang, maka berbagai pasar-pasar di Thailand banyak menawarkan ragam pusat perbelanjaan.
Seperti pasar tradisional di negara manapun, tawar-menawar harga tidak dilarang. Pasar yang dapat dikunjungi wisatawan, diantaranya ialah bazaar malam di Chiang Mai, pasar akhir pekan Chatuchak di Bangkok, dan “pasar terapung” Tha Kha yang berada di dekat Samut Songkhram.
Perihal kuliner, dengan mudah dapat turis jumpai di sepanjang perjalanan dengan berjalan kaki di Thailand, dengan ragam citaraga yang begitu beragam hingga yang “kurang lazim”. Soal harga, sangat terjangkau sementara rasanya tidak kalah lezat dengan makanan-makanan di restoran. Konon, disarankan untuk memilih pedagang atau warung yang ramai pengunjung, karena biasanya warung seperti itu hidangan makanannya lebih segar karena cepat terjual—meski terkadang tidak juga selalu seperti itu.
Ada yang menyebutkan, apakah kesamaan London, Paris, Dubai dan New York? Beberapa tahun lampau, turis di kota-kota wisata kelas dunia tersebut jumlahnya lebih sedikit daripada turis yang berwisata dan berlibur ke Bangkok. Tidak heran, jika Ibukota Thailand tersebut menjadi kota yang paling banyak dikunjungi di tahun 2016.
Penasaran, apakah yang membuat Bangkok dan Thailand menjadi begitu istimewa?
Banyak alasan kenapa  wisatawan memilih Bangkok sebagai destinasi liburan mereka, diantaranya keindahan lanskap dan arsitektur kota itu sendiri yang diwarnai cita rasa seni disamping kelestarian alamnya yang tergolong masih terjaga di era modern ini, terutama banyaknya kuil-kuil yang menawarkan tempat bagi wisatawan asing untuk menenangkan diri dari hiruk-pikuk perkotaan dan kesibukan.
Sementara perihal transportasi umum, Bangkok punya moda angkutan massal yang canggih bernama Mass Transit System (BTS) atau yang lebih populer dikenal dengan sebutan Skytrain, kereta di atas langit. Bangkok juga memiliki MRT, sejenis kereta cepat bawah tanah.
Terdapat juga transportasi konvensional seperti taksi yang menerapkan tarif berdasarkan argo. Sementara bagi yang menyukai menawar tarif angkutan, dapat memilih Tuk Tuk, sejenis bajaj yang khas di Thailand, khas karena melaju bak roller-coster di tengah keramaian lalu-lintas jalan. Turis pun dapat juga menelusuri sepanjang Sungai Chao Phraya dengan menaiki feri.
Kearifan lokal dan keramahan warganya, mungkin itulah salah satu yang membuat banyak turis asing merasa ingin kembali berkunjung ke Thailand, sekalipun banyak warga lokal di Thailand yang tidak bisa berbahasa Inggris, sehingga kadang sukar diminta informasi petunjuk arah bagi turis asing yang tidak mengusai bahasa lokal warga setempat.
Panduang seorang Private Tour Guide sangatlah penting, sebagai contoh ketika turis hendak berwisata ke “Grand Palace”, sebuah tempat yang disucikan oleh warga Thailand, dimana semua pengunjung wajib menggunakan pakaian yang sopan dan tertutup.
Namun jangan khawatir, di Thailand banyak dijual baju dan pakaian untuk dibeli turis dengan harga sangat terjangkau—bahkan, konon, banyak turis asing yang jarang membawa baju sendiri dari negara asalnya, ketika tiba di Thailand mereka mengenakan baju yang baru saja mereka beli di Thailand.
Nah, ketika mereka pulang kembali ke negara asalnya, koper mereka dipenuhi baju-baju “made in Thailand”—meski, menurut sebagian kalangan, terkesan jorok juga ya, tidak terlebih dahulu dicuci, langsung dipakai setelah membeli, alias kurang higienis.
Ke Bangkok tentunya tidak lengkap tanpa mengunjungi dan melihat langsung dengan mata sendiri keindahan Grand Palace. Grand Palace disebut-sebut sebagai bangunan terindah di Thailand. Kompleks bangunannya dibangun pada tahun 1782, dan telah menjadi istana bagi raja-raja Thailand selama kurang lebih 150 tahun. Perpaduan arsitektur barat dan Thailand terlihat sangat indah, dilengkapi taman-taman bergaya Inggris, walaupun kini tidak menjadi istana kediaman raja Thailand lagi, sehingga kini lebih diperuntukkan bagi keperluan objek wisata bagi turis. Grand Palace tetaplah tempat yang dihormati masyarakat Thailand, maka pengunjung diwajibkan menggunakan pakaian yang sopan dan tertutup.
Masih di Bangkok, Kuil Wat Arun disebut juga sebagai kuil fajar atau candi fajar. Candi ini merupakan Candi Buddha yang terletak di distrik Bangkok Yai, Kota Bangkok, di tepi Barat sungai Chao Phraya, sungai terbesar di Thailand. Nama panjang Wat Arun adalah Wat Arunratchawararam Ratchaworamavihara.
Apabila senja maupun matahari terbit, keindahan Wat Arun menjadi primadona banyak wisatawan. Menikmati sebuah bangunan dengan tinggi sekitar 70 meter ini bisa memberikan rasa senang, karena sesuai julukannya, Wat Arun terkenal dengan sebutan populer oleh turis asing sebagai "Temple of Dawn", alias kuil yang indah saat senja, mengkilap seperti porselen.
Bagi yang menyukai seni, “Museum 3D Art in Paradise” yang dibangun di pinggir Kota Bangkok. Di museum ini, cocok sekali untuk turis yang menyukai kegiatan foto-memfoto, seperti berfoto seolah berada di atas air terjun, di atas papan seluncur, dan sebagainya, dengan berbagai spot pemotretan yang telah disediakan bagi pengunjung.
Sesuai dengan namanya, “3D” alias Tree Dimention atau Tiga Dimensi, museum Art In Paradise menampilkan segala hasil karya 3 dimensi, dua dimensi yang dibuat demikian “hidup” penampakannya, sehingga pengunjung tidak akan menemukan patung, artifak antik, atau benda bersejarah yang menceritakan sejarah Bangkok atau Negara Thailand (dahulu bernama Siam)—namun kesemuanya dalam wujud lukisan, lukisan yang terlihat “hidup”.
Selanjutnya, turis dapat mengunjungi Museum Patung Lilin Madame Tussauds di Bangkok. Bukanlah sang Madame Tussauds yang ditampilkan dalam bentuk patung lilin, namun tokoh-tokoh kaliber kepala negara dari berbagai dunia (termasuk Ir. Soekarno) hingga artis Hollywood, dimana para pengunjung dapat berpose bersama mereka. Kualitas patung lilin yang disuguhkan, nyaris menyerupai tokoh aslinya, sangat mendetail. Cocok bagi “penggemar” photo-selfie.
Pattaya, salah satu iconic Thailand disamping Bangkok yang paling kerap dikunjungi turis mancanegara. Pattaya menyuguhkan berbagai macam atraksi wisata—namun, sekali lagi, pandai-pandailah memilih dan menyeleksi, karena tidak mungkin dalam satu hari penuh seluruh objek wisata di Pattaya dapat dikunjungi wisatawan.
Salah satu objek wisata di Pattaya, ialah Nong Nooch Village, suatu nama bagi sebuah taman yang berisi tetumbuhan tropis terbesar di Asia Tenggara dengan luas yang konon hampir mencapai 600 hektar. Awalnya area ini diperuntukkan untuk penanaman buah-buahan lokal, namun dalam perkembangannya berubah menjadi tempat konservasi spesies tumbuhan dan bunga tertentu, sebelum akhirnya dibuka untuk umum. Bila di Indonesia terdapat Kebun Raya Bogor, maka inilah iconic Kebun Raya-nya Thailand yang dirancang penuh “seni” dan “indah”.
Taman “Nong Nooch” terkenal karena luar biasa indah, luas, dan sejuk. Taman ini lebih tampak seperti sebuah taman hiburan. Beragam jenis tumbuhan yang dapat dijumpai di taman ini, bahkan konon dikabarkan mencapai 670 spesies, mulai dari tanaman palem, bonsai, tumbuhan tropis, hingga aneka bunga.
Konsep tamannya sendiri dirancang dengan penuh kecermatan dan matang, yakni sesuai dengan tema tertentu, seperti ada taman Prancis abad ke-17 dengan desain simetris, selanjutnya taman Asia sepanjang 1 km, taman Versailles, taman jaman batu, hingga taman Renaissance Eropa. Pengunjung bisa menyewa sepeda dan berkeliling area hingga ke bukit kupu-kupu. Itulah sebabnya, ketika datang berkunjung dan tiba, lalu harus pergi kembali ke objek wisata lain, sungguh sangat menyia-nyiakan kesempatan untuk menikmati suguhan wisata.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Selanjutnya terdapat pula objek destinasi bernama “Pattaya Floating Market” (Pasar Terapung Pattaya). Konsepnya sangat menyerupai pasar terapung di Kalimantan, Indonesia. Bedanya, pasar terapung di Thailand kebanyakan bertempat di sungai-sungai kecil atau bahkan di danau, salah satunya adalah Pasar Terapung Pattaya ini.
Masih di Pattaya, salah satu opsi lainnya ialah mengunjungi “Perkebunan Anggur Silverlake”. Silverlake Vineyard di Pattaya adalah kebun anggur yang pertama dan satu-satunya di Thailand Timur. Dengan luas lahan yang konon hingga mencapai 480 hektar, Silverlake Vineyard memproduksi anggur segar dan letaknya tepat di sebelah Khao Chee Chan Buddha (Laser Buddha Mountain), sehingga jika turis berkunjung ke tempat ini maka kita juga bisa mengunjungi Laser Buddha. Di sini juga terdapat suguhan minuman dan makanan berbahan dasar anggur. Jadi lapar dan ingin mencicipinya, bukan?
Kini kita beralih pada Chiang Mai, kota terbesar di Thailand bagian Utara yang sama populernya bagi wisatawan mancanegara. Songkran, tahun baru Thailand, yang biasanya jatuh pada saat musim sedang terik-teriknya, diadakan secara meriah tidak hanya di Bangkok, namun juga di Chiang Mai.
Memasuki Bulan November, Chiang Mai mengadakan perayaan “Loy Krathong”, sebagai wujud penghormatan masyarakat lokal Thai kepada Dewi Air dengan cara melarungkan kapal kecil yang terbuat dari daun pisang dihiasai rangkaian bunga-bunga indah. Bila dilakukan pada malam hari, lebih indah lagi karena dihiasai lilin.
Hiburan yang tersedia pada malam hari di Chiang Mai, salah satunya Night Safari Park bagi yang menyukai hewan liar, dengan menaiki trem tertutup selama menjelajah taman safari sehingga turis dapat menyaksikan berbagai macam jenis satwa liar. Disebutkan, lebih dari 1.400 hewan dari 134 spesies dapat pengunjung saksikan secara langsung dari jarak pandang cukup dekat.
Di Thailand Tengah, terdapat Kanchanaburi. Sementara itu Ayutthaya merupakan kota yang terkenal akan cerita sejarah dari perjalanan Negara Thailand ketika dahulu masih bernama Siam, dimana sebagian besar daerah ini dipenuhi bangunan candi, museum dan tempat yang memiliki nilai sejarah bagi turis yang ingin mengenal sejarah Thailand (“wisata budaya dan sejarah”).
Turis dapat menikmati serangkaian wisata sejarah dengan mengikuti Tour Kota Kuno Ayutthaya, mengunjungi tempat tinggal Raja Naresuan di Chandra Kasem Palace, atau juga menuju ke Bang Pa-In Royal Palace, kompleks istana musim panas yang digunakan para raja untuk beristirahat.
Turis juga bisa menjelajahi keelokan dari situs bangunan yang memiliki patung Buddha terbuat dari bahan perunggu terbesar di Thailand, yaitu Phra Mongkhon Bophit, atau mengunjungi salah satu situs warisan dunia UNESCO di Wat Chaiwatthanaram. Thailand bukan hanya sekadar Bangkok, Pattaya, maupun Chiang Mai.
Bandara di Bangkok terdapat dua buah, yakni Bandara Internasional Suvarnabhumi yang terletak di bagian timur sekitar 31,5 Km dari pusat kota dan Bandara Internasional Don Mueang Internasional Airport yang terletak di bagian utara sekitar 28,2 Km dari pusat kota Bangkok.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Kembali ke Bangkok, di Bangkok sendiri dapat turis jumpai beragam kuil, dari yang berukuran sederhana sampai yang megah. Beberapa yang populer dikunjungi turis ialah Wat Po dan Wat Arun. Disarankan mengunjungi kuil-kuil tersebut saat baru buka, sebelum diramaikan oleh kerumunan turis lainnya.
Sama seperti Jakarta, Bangkok juga dikelilingi mal besar yang memajang produk internasional. Bagi yang ingin merasakan sensasi tawar-menawar harga di pasar tradisionalnya Bangkok, salah satu yang populer ialah Chatuchak, yang hanya buka saat weekend. Disarankan untuk mengunjunginya sebelum jam 9 pagi atau setelah jam 4 sore, agar tidak berdesak-desakan dengan turis lainnya.
Pasar Chatuchak terbagi menjadi 27 area, terdiri dari 8.000 kios dengan berbagai jenis barang dagangan. Mulai dari pakaian, barang antik, asesoris, dan pernak-pernik lainnya. Setiap weekend, kurang lebih ada 200.000 pengunjung yang datang ke Pasar Chatuchak. Meski harus berdesakan dengan pengunjung lainnya, Pasar Chatuchak kudu dikunjungi turis, karena harga barang yang dijual di sini sangat terjangkau!
Kalau tak punya banyak waktu menjelajahi seluruh wilayah di Thailand yang demikian luas, ada baiknya berwisata ke Kota Kuno Samut Prakan, yang berjarak 45 menit berkendara mobil dari Bangkok. Pada kawasan ini berdiri banyak replika bangunan bersejarah Thailand, mulai dari Grand Palace sampai Kuil Preah Vihear.
Masih di Bangkok, Asiatique The Riverfront merupakan kawasan belanja dan hiburan yang terletak dekat Sungai Chao Phraya. Di sini, turis bisa melakukan wisata belanja dan kuliner khas Thailand, sambil memandang perahu yang hilir mudik sepanjang sungai.
Bagi yang menyukai pertunjukkan, bisa juga melirik Siam Niramit, yang merupakan pertunjukan tari dan teater yang legendaris di Thailand. Penampilnya lebih dari 100 orang dengan durasi pertunjukkan sekitar 80 menit. Setiap harinya, acara pertunjukkan ini dimulai pukul 8 malam. Bagi pemegang tiket terusan, bisa menyantap makan malam prasmanan yang disediakan pada pukul 5 sore.
Bangkok juga memiliki sisi modern yang ditampilkan dalam setiap pajangan di Museum of Contemporary Art. Karya seniman yang dipajang tak melulu yang baru, melainkan juga yang telah berkarya sejak 50 tahun yang lalu.
Di tengah modernisasi kota, Bangkok juga memiliki sisi menyejukkan, salah satunya dapat turis temukan pada Museum of Floral Culture. Di museum ini, turis bisa menikmati segala rangkaian bunga indah yang dipajang. Tak hanya bunga endemik Thailand, disajikan juga bunga dari negara tetangga yang dipamerkan. Di pinggir museumnya terdapat kafe untuk beristirahat sejenak.
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand

Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand

Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Freelance Private Tour Guide Bangkok Thailand
Sobat KWANG juga mungkin suka menyimak artikel terkait “layanan unggulan” kami ini: (pada link di bawah ini)
Karena KWANG adalah teman terbaik mu! 😊

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Untuk memesan Asesoris Perhiasan Imitasi Impor Berkualitas KWANG EARRINGS. baik eceran maupun dengan grosiran, silahkan kirimkan pemesanan Anda (Mohon cantumkan link url asesoris yang dipesan untuk kami pastikan ketersediaan stok produk). Tidak ada minimum pembelian jumlah item secara eceran, Bagi yang membeli secara grosir, mendapat diskon khusus. namun disertai ongkos kirim kurir JNE dari Jakarta, Indonesia:
- instagram dengan ID kwang_earrings
- email, telepon ataupun chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA
- WhatsApp : (+62) 0817-4924-150.
- Juga Follow kami di Facebook: kwang_earrings

Syarat & Ketentuan:
- kerusakan dalam proses pengiriman, diluar tanggung jawab kami selaku penjual / supplier.
- tidak disertakan garansi, karena produk yang kami kirimkan dipastikan dalam kondisi baik dan utuh saat proses pengepakan dan pengiriman ke alamat pembeli.
- produk yang telah dipesan dan dikirimkan, tidak dapat dibatalkan ataupun ditukar.
- jika pelanggan puas atas layanan dan produk kami, mohon kesediaannya untuk dipromosikan ke rekan-rekan dan kerabat.

KWANG EARRINGS mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta pembeliannya. Kami senang dapat membantu para wanita untuk tampil cantik dan manarik, dimana dan kapan pun berada, berapa pun usianya (tanpa batasan umur).
Berjiwa muda dan tampil belia, adalah keajaiban yang dapat dibantu oleh asesoris yang menawan sekaligus memikat. Kami senang dapat menyediakan pilihan perhiasan imitasi yang terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas produk yang kami tawarkan secara eceran maupun grosiran.

Kami tunggu pesanan Anda, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.
Peluk dan Cium Erat!

Khusus untuk keperluan pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- WhatsApp : (Thailand prefiks +66) 977-146-077;
- email, telepon, atau chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

TESTIMONI PEMBELI

TESTIMONI PEMBELI
Klik Gambar untuk Melihat TESTIMONI Pembeli Produk KWANG EARRINGS