Seni Melatih KECERDASAN MENGENAL & MENGEKSEKUSI PRIORITAS

By SHIETRA - Desember 04, 2019

Seni Melatih KECERDASAN MENGENAL & MENGEKSEKUSI PRIORITAS

Apa yang dimaksud dengan “orang cerdas”, memiliki “kecerdasan”, dan bersikap “cerdas”? Banyak sekali definisi kecerdasan yang pada umumnya dikenal serta dibagi menjadi IQ, SQ, EQ hingga Adversity Quotien yang juga dianggap sebagai salah satu kecerdasan unik yang saling berbeda kadar dan proporsinya antara satu individu dengan individu lainnya.
Namun, KWANG punya definisi terhadap “kecerdasan” yang agak sedikit berbeda dengan yang selama ini dibahas dalam kebanyakan buku-buku tekstual yang membahas teori tentang kecerdasan. Ingin tahu apakah itu? Penasaran bukan? Itulah yang tepatnya sedang KWANG bahas dalam artikel singkat ini, dan semoga membawa banyak manfaat bagi para pembacanya.
Singkatnya, atau secara sederhananya, kecerdasan atau suatu sikap cerdas, bagi KWANG dapat dimaknai serta diartikan sebagai kemampuan dan keberanian untuk mengambil sikap yang dilandasi oleh sebentuk skala prioritas. Banyak orang-orang yang bahkan tidak tahu apa skala prioritas dalam keseharian dan hidupnya. Ada juga orang-orang yang tahu dan bisa memilah mana yang merupakan prioritas dan mana yang bukan prioritas, hanya saja tidak punya kecerdasan untuk mengeksekusi dan mendisiplinkan aktivitas, waktu, maupun kesibukan dirinya sendiri sesuai skala prioritas dimaksud.
Namun apakah artinya “kecerdasan terhadap skala prioritas” demikian sifatnya ialah semacam bakat bawaan sejak lahir, ataukah bisa juga kita tumbuh, latih, serta kembangkan? Tidak KWANG pungkiri, banyak sekali orang-orang jenius menjadi jenius karena kemampuan bakat bawaan lahirnya untuk mampu berfokus pada hal-hal yang paling penting dan paling bermanfaat sehingga waktunya menjadi efektif serta produktif. Dengan kata lain, IQ pada dasarnya bertopang pada “kecerdasan menentukan skala prioritas” itu sendiri.
Namun tidak juga dapat KWANG pungkiri, banyak diantara kita yang bahkan kesulitan untuk memilah dan menentukan mana yang menjadi prioritas dalam setiap kegiatan pada kehidupan dan keseharian kita. Lebih sukarnya lagi dalam level yang lebih rumit, ialah tahu mana skala prioritas (priority) yang harus diambil dan dilaksanakan untuk didahulukan secara sesegera mungkin, namun kita juga seringkali gagal untuk mengeksekusinya.
Ternyata, kesimpulan atau hipotesis sederhana yang dapat kita ajukan, kemampuan untuk mementukan skala prioritas dibutuhkan sebentuk kecerdasan jenis “kecerdasan terhadap prioritas” itu sendiri, sementara untuk mengeksekusi apa yang telah kita tetapkan sebagai skala prioritas, juga membutuhkan level kecerdasan itu sendiri, yakni kecerdasan mengenai skala priortas, alias sense of priority.
Sebenarnya bagaimana cara kerja kecerdasan jenis ini bekerja, atau bagaimana cara kerjanya “kecerdasan prioritas” ini sehingga seseorang mampu bersikap sesuai apa yang mampu ia nilai serta putuskan sebagai prioritasnya?
Mengapa seseorang dengan “kecerdasan terhadap prioritas” ini, demikian unik? Dirinya bisa jadi tidak punya jenis-jenis kecerdasan lain, namun dirinya bisa mencapai puncak gemilang suatu prestasi fenomenal berkat kemampuannya untuk MENETAPKAN FOKUS serta BERFOKUS pada hal-hal yang paling penting dalam hidupnya, dan membuat visi serta misi hidupnya dalam setiap aspek dan setiap momen hidupnya.
Ya, mungkin itulah rahasia atau kunci sukses orang-orang sukses. Mereka tidak harus selalu cerdas dalam artian kecerdasan-kecerdasan konvensional yang selama ini telah kita kenal, namun mereka sangat terampil dalam urusan menetapkan fokus terhadap prioritas, serta berfokus dalam rangka menegakkan prioritas dalam setiap kegiatan hidup kesehariannya.
Seni Melatih KECERDASAN MENGENAL & MENGEKSEKUSI PRIORITAS
Kata-kata sakti yang selalu ditumbuhkan mereka yang ingin berlatih agar dapat memiliki sensitifitas (kepekaan) maupun ketajaman dalam “kecerdasan prioritas”, ialah kata-kata berikut yang dapat terus kita gaungkan dan katakan secara berulang-ulang kepada diri kita sendiri ataupun lewat membatin, yakni : “Skala prioritas, prioritas, dahulukan prioritas, utamakan prioritas, kerjakan apa yang menjadi prioritas dan segerakan lakukan yang harus kita tuntaskan sesuai skala prioritas!
Atau untuk lebih mudahnya, seperti yang selama ini terus KWANG latih, ialah membuat mantra berikut yang harus terus kita ulangi dan ulangi kepada diri kita sendiri saat berlatih kecerdasan ini : “Skala PRIORITAS, skala PRIORITAS, skala PRIORITAS, ...”—ulangi terus dan terus sampai wawasan dan cara pandang “open minded” kita mulai lebih terbuka.
Kebetulan KWANG bukanlah sesosok individu yang sudah punya tipe kecerdasan ini sejak semula dilahirkan, sehingga mau tidak mau harus KWANG tumbuhkan dan kembangan sendiri dalam setiap pola berpikir KWANG dikeseharian. Dan, itulah kabar baiknya, kita semua dapat melatihnya, bila kita punya kemauan serius untuk itu dan mau berlatihnya secara sepenuh hati dimana dan kapan pun. Menarik bukan? Cobalah, toh tidak ada ruginya bukan tips penting ini langsung dipraktikkan dan dilatih?
Musuh utama dari “kecerdasan prioritas”, ialah ketika kita terlampau banyak membuat-membuat alasan dalam hidup kita, dalam setiap hal, dan senantiasa terjebak dalam kebiasaan membuat pembenaran diri kita sendiri.
Biang dari banyak membuat-membuat alasan, seringkali ialah kemalasan diri kita sendiri sebagai biang keladinya. Karenanya, hindari selalu “mencari-cari alasan” saat berlatih “kecerdasan prioritas”. JUST DO IT RIGHT NOW! What You need is JUST DO IT!
Lalu, bagaimana cara mengimplementasikannya? Kalimat bijak dari tokoh tidak dikenal berikut ini, sengaja KWANG kutipkan sebagai inspirasi dan contohnya:
“Wirausahawan (entrepreneur) akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan seorang manajer dibutuhkan untuk mengatur perusahaan yang telah maju.”
Terdapat juga peribahasa yang sangat KWANG sukai, karena cukup menggambarkan “kecerdasan prioritas” sang pencetus peribahasa berikut ini:
Tempalah besi selagi masih panas. Pergunakanlah waktu dengan sebaik-baiknya dengan tidak menunda-nunda pekerjaan.”
Memang patut kita sayangkan, jenis kecerdasan yang paling mendasar dan sekaligus sepenting seperti “kecerdasan prioritas” demikian, tidak pernah diajarkan kepada kita dalam bangku pendidikan formal sedari kita kecil di Sekolah Dasar hingga dewasa. Terlebih pendidikan tinggi dan kurikulum perkuliahan, tidak akan kita mendapati latihan dan pembukaan wawasan mata hati kita atas “kecerdasan prioritas” ini. Karena itulah KWANG merasa penting untuk membaginya dalam kesempatan singkat yang namun berharga ini bagi para pembaca dan pengunjung setia website yang KWANG asuh ini.
Mungkin selama ini kita sudah terlanjur “salah arah” dan atau mungkin “salah asuhan”, atau mungkin juga “salah kaprah”, dengan lebih banyak membuang-buang waktu kita untuk hal-hal yang sebenarnya kurang penting (atau bahkan sudah menyadari itu tidak penting, namun tetap juga menghabiskan waktu untuk hal yang tidak produktif semacam itu), bahkan mengorbankan banyak hal-hal penting untuk hal-hal yang kurang bermanfaat bagi kita.
Namun, Sobat tidak perlu berputus-asa, selalu ada setitik dan secercah harapan bagi kita untuk “memutar haluan sekarang juga”, dengan disimbolikkan peribahasa indah berikut ini yang juga pastilah kita semua sukai merenungkannya bersama-sama:
Sesat di ujung jalan, segera balik ke pangkalnya. Jika mengetahui perbuatan kita salah, maka sebaiknya segera kembali ke jalan yang benar.”
Sudahkan Sobat menetapkan dan menjalankan apa yang menjadi prioritas, dalam keseharian dan setiap kegiatan Sobat? Mungkin tampak mudah, membuat pemilahan, dan lebih sukar lagi saat membuat keputusan dan eksekusinya. Bila itu sampai Sobat alami, janganlah putus asa, “kecerdasan prioritas” masih bisa dilatih! Menetapkan dan MENERAPKAN apa yang telah kita prioritaskan, membutuhkan disiplin diri, bukan lagi soal apa yang suka atau tidak suka kita lakukan, namun DISIPLIN DIRI serta KOMITMEN.
Mencintai karir dan profesi kita adalah penting, namun mencintai kesehatan diri kita pun tidak kalah pentingnya, bukankah begitu? Sama seperti orang-orang yang mengetahui skala prioritas dalam hidupnya, akan berpikir bahwa makanan yang sehat dan menjadi bertubuh sehat itu adalah enak. Karena KWANG EARRINGS adalah teman terbaik mu! 😊😇😉

  • Share:

You Might Also Like

0 comments

Untuk memesan Asesoris Perhiasan Imitasi Impor Berkualitas KWANG EARRINGS. baik eceran maupun dengan grosiran, silahkan kirimkan pemesanan Anda (Mohon cantumkan link url asesoris yang dipesan untuk kami pastikan ketersediaan stok produk). Tidak ada minimum pembelian jumlah item secara eceran, Bagi yang membeli secara grosir, mendapat diskon khusus. namun disertai ongkos kirim kurir JNE dari Jakarta, Indonesia:
- instagram dengan ID kwang_earrings
- email, telepon ataupun chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA
- WhatsApp : (+62) 0817-4924-150.
- Juga Follow kami di Facebook: kwang_earrings

Syarat & Ketentuan:
- kerusakan dalam proses pengiriman, diluar tanggung jawab kami selaku penjual / supplier.
- tidak disertakan garansi, karena produk yang kami kirimkan dipastikan dalam kondisi baik dan utuh saat proses pengepakan dan pengiriman ke alamat pembeli.
- produk yang telah dipesan dan dikirimkan, tidak dapat dibatalkan ataupun ditukar.
- jika pelanggan puas atas layanan dan produk kami, mohon kesediaannya untuk dipromosikan ke rekan-rekan dan kerabat.

KWANG EARRINGS mengucapkan terimakasih atas kunjungan serta pembeliannya. Kami senang dapat membantu para wanita untuk tampil cantik dan manarik, dimana dan kapan pun berada, berapa pun usianya (tanpa batasan umur).
Berjiwa muda dan tampil belia, adalah keajaiban yang dapat dibantu oleh asesoris yang menawan sekaligus memikat. Kami senang dapat menyediakan pilihan perhiasan imitasi yang terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas produk yang kami tawarkan secara eceran maupun grosiran.

Kami tunggu pesanan Anda, akan kami kirimkan pesanan Anda dengan hati yang penuh kehangatan untuk Anda atau untuk buah hati dan keluarga yang Anda kasihi.
Peluk dan Cium Erat!

Khusus untuk keperluan pemesanan barang dari Thailand, pemesanan dompet impor souvenir resepsi pertunangan / perkawinan, maupun untuk jasa PRIVATE TOUR GUIDE LEADER FREELANCE RIANA di Thailand, contact person:
- WhatsApp : (Thailand prefiks +66) 977-146-077;
- email, telepon, atau chatting online via Google Hangout : kwang.earrings@gmail.com
- LINE : RIANASHIETRA

TESTIMONI PEMBELI

TESTIMONI PEMBELI
Klik Gambar untuk Melihat TESTIMONI Pembeli Produk KWANG EARRINGS